AGENDA
Noresult

Selengkapnya

Digital Clock

TMMD WUJUDKAN KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT

Kontribusi dari Kodim 0608/Cianjur | 2017-05-03

KODIM 0608/CIANJUR.     Kedekatan hubungan TNI dengan rakyat, terbukti telah menjadi salah satu penopang kekuatan bangsa ini, dalam upaya memperjuangkan dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bangsa ini bebas dari penjajahan dan mendeklarasikan kemerdekaannya pada 18 Agustus 1945, berkat kekompakan rakyat dengan tentara yang sama-sama berjuang, mengusir penjajah di bumi Nusantara ini. Sejarah mencatat, sebelum TNI resmi dibentuk, telah lahir orrganisasi yang bernama Badan Keamanan Rakyat (Rabu, 3/4)

Dalam perkembangannya, organisasi ini berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), selanjutnya Tentara Republik Indonesia (TRI), sebelum akhirnya ditetapkan ditetapkan secara resmi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 3 Juni 1947 oleh Presiden RI Pertama, Ir Soekarno. Peran rakyat akan cikal-bakal pembentukan TNI, tentu tidak bisa dilupakan begitu saja, bahkan berkat kerja sama yang baik antara rakyat dengan TNI, bangsa ini bebas dari penjajahan, menjadi bangsa yang merdeka, berdaulat sampai saat ini.

"Kemanunggalan antara rakyat dengan TNI inilah yang harus tetap kita jaga, karena TNI itu sebenarnya berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat," kata Komandan Kodim 0608/Cianjur Lelkol Arm Imam Haryadi, Atas dasar itu pula, pemerintah memandang perlu adanya kegiatan nyata yang perlu dilakukan oleh TNI, untuk tetap menjaga hubungan baik, antara TNI dengan masyarakat, membangun pondasi negara yang kuat melalui kemitraan terencana antara TNI dengan masyarakat. Oleh karena itu, sekitar tahun 1980-an, pemerintah membuat program yang diberi nama Abri Masuk Desa (AMD).

Program ini digelar di beberapa daerah di Indonesia. Lokasi yang dipilih, terutama di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah lain yang terkena dampak bencana.

Dalam perkembangannya, nama program AMD ini berubah menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan substansi tujuan yang sama, yakni membantu memajukan daerah tertinggal, serta mendekatkan hubungan antara TNI dengan masyarakat.

"Oleh karenanya, program TMMD sangat dibutuhkan dalam mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah, khususnya untuk wilayah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil maupun terisolir," Tegasnya.

"Ada upaya pendekatan, ada upaya mendorong semangat warga untuk proaktif dalam bidang pembangunan, sehingga dengan cara seperti itu, diharapkan akan tercipta rasa memiliki pada infrastruktur desa yang telah dibangun oleh pemerintah daerah," tutupnya. (dok.dim.0608)