AGENDA
Noresult

Selengkapnya

Digital Clock

SEJARAH KODIM 0608 CIANJUR

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

Dahulu kala ada sebuah kerajaan sunda bernama kerajaan Galuh dengan Raja bernama Munding Sari alias Banjar Sari berputra Prabu Siliwangi I berputra Munding Wangi alias Prabu Cakra Buana berputra guru Minda Kahiangan berputra Anggalarang berputra Prabu Siliwangi II berputra Munding Sari Leutik berputra Pucuk Umum berputera Sunan Gunung Parung Gangsa berputera Sunan Wanaperih berputera Sunan Ciburang berputera Raden Kanarun alias Raden wangsa Goparana (Makamnya di Kp Nangka Beurit Sagala Herang Kab. Subang).

Raden Aria Wangsa Gopara mempunyai 8 (orang) anak diantaranya yaitu Raden Aria Nudatar Cikundul waktu dilahirkan beliau bernama Raden Jaya Lalana.Raden Aria Nudatar Cikundul dilahirkan kira-kira pada tahun 1603 M dikampung Cibodas Desa Dayeuh Kolot Kecamatan Sagala Herang Kab. Subang Pada usia 8 (delapan) tahun beliau mendapat pendidikan dan gemlengan dari paguron Islam kesultanan Cirebon dibawah pimpinan penerus Syeh Syarif Hidayatulloh.Pada usia 23 tahun beliau mendapat kepercayaan dan diangkat menjadi senopati kesultanan Cirebon dan kemudian diberi gelar “RADEN ARIA WIRANUDATAR” dengan diserahi prajurit sebanyak 300 Umpi (1200 jiwa) dari kesultanan Cirebon dan diberi tugas oleh penerus Syeh Syarif Hidayatulloh untuk mendirikan kerajaan kecil diwilayah Cianjur yang kosong bekas kerajaan Pajajaran.Kira-kira antara tahun 1691-1692 berdirilah secara resmi negri/kerajaan Cianjur yang merdeka dan berdaulat penuh dengan pimpinan Kangjeng Kiyai Rd Aria Wiranudatar Cikundul. Tugas beliau menyebarkan agama islam di daerah Cianjur, sebagian wilayah Sukabumi dan Bogor. Oleh karena kangjeng Kiyai Rd Aria Wiratanu Datar Cikundul pada waktu itu sudah lanjut usia kemudian pemerintahan di serahkan sepenuhnya kepada puteranya yang bernama Raden Aria Wiramanggala dengan diberi gelar Raden Aria Wiratanu Tarikolot,Selanjutnya Kanjeng Kiyai Raden Aria Wiratanu Datar Cikundul mendirikan Padepokan islam akhirnya tutup usia di Cikundul sekitar tahun 1692-1695 M, dimakamkan di gunung Pasir Gajah Cikundul Desa Cijagang Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur.

 

BAB II

SEKITAR PEMBENTUKAN

 

Latar Belakang Pembentukan. Asal mula yang melatar belahangi perkembangan sejarah berdirinya Kodim 0608 /Cianjur yaitu pada tahun 1949 sampai tahun 1960.

  1. Pada tahun bulan Mei 1949 ditatar Cianjur dibentuk formasi staf teritorial III Bataliyon“H” yang berkedudukan di kampung Cibanggala kecamatan Campaka kabupaten Cianjur dimana pada saat itu situasi dan kondisi wilayah kabupaten Cianjur dalam keadaan pelaksanaan gerilya pasca Indonesia merdeka pimpinan yang dikuasakan pada saat itu adalah seorang perwira terbaik bernama Letnan Satu Agus Jamali.
  2. Pada akhir tahun 1949 Staf Teritorial III Bataliyon “H” melakukan Reorganisasi menjadi 2(dua) bataliyon terdiri dari Bataliyon Kala Hitam dipindahkan ke Jakarta dan Bataliyon “H” yang tetap berkedudukan di Cianjur dipimpin oleh Letnan Satu Abdullah Dadi Achdi.
  3. Setelah diadakan Reorganisasi menjadi 2(dua) Bataliyon, Staf Bataliyon “H” dipindahkan dari kampung Cibanggala Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur ke kota Cianjur, dengan perkembangan situasi dan kondisi pada saat itu maka dibentuk pembagian wilayah teritorial dengan pembentukan sub-sub Komandan Distrik Militer (SUB KDM) sebanyak 4 sub.

   a. SUB KOMANDO DISTRIK MILITER 1

    Berkedudukan di Kecamatan Sindang Barang yang membawahi wilayah sindang barang dan       cidaun dengan pimpinan dijabat oleh Letnan Satu R.A Aman.

    b. SUB KOMANDO DISTRIK MILITER 2

        Berkedudukan di kecamatan Sukanagara dengan membawahi wilayah Kewedanaan Sukanagara dengan pimpinan Mayor Wirja.

     c.  SUB KOMANDO DISTRIK MILITER 3

  Berkedudukan Di kecamatan Cianjur Kota dengan membawahi wilayah kecamatan Cianjut Kota, kecamatan Cibeber, kecamatan Warung Kondang, kecamatan Karang Tengah dan kecamatan Mande dengan pimpinan dijabat oleh Pembantu Letnan Dua Saiman Mawardi.

   d. SUB KOMANDO DISTRIK MILITER 4

Berkedudukan di kecamatan Pacet dengan membawahi wilayah kecamatan Pacet, Cikalong Kulon dan Cugenang dengan pimpinan dijabat oleh Letnan Dua Amathes.

 

  1. Pada tahun 1950 dilaksanakan kembali reoganisasi dari Sub Komando Distrik Milirter 1, 2, 3, dan 4 menjadi Perwira Distrik Militer 6 (PDM6) dengan pimpinan pertamadijabat oleh Letnan Satu Abdullah Dadi Achdi dengan dibantu staf antara lain
  2. Biro “A” dijabat oleh Sersan Mayor Soeharjo
  3. Biro “B” dijabat oleh Sersan Mayor Kartubi
  4. Biro “C” dijabat oleh Sersan Mayor R.T Sulaeman
  5. Biro “D” dijabat oleh Sersan Mayor Gumelar

Perwira Distrik Militer 6 (PDM 6) yang berkedudukan di Cianjur Kota yang sekarang bernama Kodim 0608/Cianjur, ditiap kecamatan mempunyai perwakilan dengan nama Bintara Onder Distrik Militer (BODM) yang bertugas melayani Bataliyon dan pasukan lain yang bertugas di wilayah Cianjur terutama pada saat itu terpusat pada pelaksanaan monitoring kegiatan DI / TII yang beroperasi di wilayah Cianjur. Dalam kurun waktu 8(delapan) tahun berdirinya Perwira Distrik Militer 6(PDM-6) diadakan pergantian pucuk pimpinan yang pertama Lenan Satu Inf Abdullah Dadi Achdi dari tahun 1950 sampai dengan tahun 1951 yang kedua Letnan Satu Inf R.A Aman dari tahun 1951 sampai dengan tahun 1952, yang ketiga Letnan Satu Inf Mucharam dari tahun 1952 sampai dengan 1953, yang ke empat Letnan Satu Inf Muchdi dari tahun 1953 sampai dengan tahun 1954, yang ke lima Letnan Satu Inf Uka Suryadi dari tahun 1954 sampai dengan 1955, yang ke enam Letnan Satu Inf Jaka Sundang dari tahun 1955 sampai dengan 1956, yang ketujuh Kapten Inf Sarmada dari tahun 1956 sampai dengan 1957, yang ke delapan Kapten Inf Natar Sinaga Bariang dari tahun 1957 sampai dengan tahun 1960. Dari 1960 sampai dengan tahun 1962 pejabat Perwira Distrik Militer 6 (PDM-6) dipimpin oleh Mayor Inf M. Soleh Martawidjaya.

Pada tahun 1961 sampai dengan 1962 sesuai dengan petunjuk dari satuan atas bahwa Satuan Perwira Distrik Militer 6 (PDM-6) diberi tugas untuk menumpas gerombolan DI / TII yang ada di wilayah kabupaten Cianjur terutama yang ada di pegunungan, pada pelaksanaan penumpasan gerombolan DI/TII, PDM-6 bersama-sama warga masyarakat Cianjur melaksanakan Pagar Betis dengan pembagian sebagai berikut :

  1. Kelompok pertama terdiri dari wilayah kecamatan Cianjur Kota, Kecamatan Warung Kondang, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Pacet, Kecamatan Cikalong Kulon, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Mande, Kecamatan Ciranjang dan Kecamatan Bojong Picung melaksanakan pagar betis disekitar kaki gunung pangrango.
  2. Kelompok ke dua terdiri dari wilayah Kecamatan Sukanagara, Kecamatan Campaka, kecamatan Pagelaran, Kecamatan Kadupandak, Kecamatan Cibinong, Kecamatan Sindang barang dan kecamatan cidaun melaksanakan pagar betis di wilayah Kecamatan Sukanagara ( Cianjur Selatan).

Pelaksanaan pagar betis dilaksanakan secara bergiriran oleh personel PDM-6 dan masyarakat serta diikuti oleh kelompok ormas diantaranya organisasi keamanan desa (OKD) dan organisasi perlawanan rakyat (OPR). Dengan pengamanan system pagar betis yang dilaksanakan oleh PDM-6, Warga masyarakat, OKD dan OPR akhirnya pada awal tahun 1962 gerombolan DI/TII di wilayah kabupaten Cianjur dapat ditumpas ke akar-akarnya, untuk sementara para tawanan gerombolan DI/TII ditampung di Kam tahanan sementara dilokasi pabrik beras Chung dan di pabrik Es panembong, untuk pimpinan DI/TII wilayah Cianjur langsung dikirim ke rutan kebon waru Bandung dan rutan lembang Bandung. 

Pada tanggal 16 Juni 1962 berdasarkan petunjuk satuan atas terjadi perubahan status nama, Satuan yang semula Perwira Distrik Militer 6 (PDM-6) menjadi Komando Distrik Militer 0608/Cianjur dibawayh Korem 061/Surya Kancana dengan pejabat sementara komandan Kodim Mayor Inf Saleh Martawidjaya pada tahun 1962 jabatan komandan Kodim 0608/Cianjur diserah terimakan kepada pejabat baru Letnan Kolonel Inf Soeprapto dengan di sertai pembentukan Staf Kodim Sebagai berikut :

Kepala Staf Kodim dijabat oleh Mayor Inf Kabul Sirait

a. Kasi I dijabat oleh Pembantu Letnan Satu Suparman

b. Kasi II dijabat oleh Pembantu Letnan Satu Muljadi

c. Kasi III dijabat oleh Pembantu Letnan Satu T. Prawiradinata

d. Kasi IV dijabat oleh Pembantu Letnan Satu Gumelar

               e. Danton MA dijabat oleh Pembantu Letnan Dua Suparman

Ditiap Koramil dijabat oleh Bintara Order Distrik Militer dengan jumlah Koramil 17 Kecamatan dan 5 Kewedanaan sesuai dengan perkembangan penduduk dan atas ajuan penambahan pembentukan Koramil baru dari Kodim 0608/Cianjur maka pada tahun 2000 diresmikan Koramil baru diberinama Koramil 0608-18/Agrabinta dengan pejabat Danramil kapten Inf suwito.

 

Pemerkasa

Perwira Distrik Militer 6 (PDM 6) yang berkedudukan di Cianjur Kota yang sekarang bernama Kodim 0608/Cianjur, ditiap kecamatan mempunyai perwakilan dengan nama Bintara Onder Distrik Militer (BODM) yang bertugas melayani Bataliyon dan pasukan lain yang bertugas di wilayah Cianjur terutama pada saat itu terpusat pada pelaksanaan monitoring kegiatan DI / TII yang beroperasi di wilayah Cianjur. Kemudian Teritorial III beralih ke Batalyon ”H” dan di pimpinan oleh Letnan Satu Abdullah dadi, dan Staf Teritorial dari Cibanggala dipindahkan ke Cianjur langsung dibagi wilayah dibentuk Sub KDM ( Komando Distrik Militer ) sebanyak 4 Sub.

Sub KDM 1 Dijabat oleh Letnan Satu R.A. Aman dengan wilayahnya Sindangbarang dan Cidaun.

Sub KDM 2 Dijabat oleh Sersan Mayor Wirja dengan wilayahnya Kewedanaan Sukanagara.

Sub KDM 3 Dijabat oleh Pembantu letnan Dua Saiman Mawardi dengan wilayahnya Cianjur, Cibeber, Warungkondang, Karangtengah dan Mande.

Sub KDM 4 Dijabat oleh Letna Dua Amathes dengan wilayahnya Pacet, Cikalongkulon, Cugenang dan Cipanas.

 

Kapan Dibentuk.

Pada tahun 1950 dilaksanakan kembali reoganisasi dari Sub Komando Distrik Milirter 1, 2, 3, dan 4 menjadi Perwira Distrik Militer 6 (PDM6) dengan pimpinan pertama dijabat oleh Letnan Satu Abdullah Dadi Achdi dengan dibantu 4 (empat) staf. Tempat pembentukan Staf TT. III/Batalyon “H” di Cibanggala Kec. Campaka pada waktu itu dalam keadaan gerilya, kira-kira bulan Mei tahun 1949 yang dipimpin pada waktu itu oleh salah seorang Letnan Satu bernama Agus Jamili dengan dibawah taktis Batalyon Kala Hitam.

 

Dimana.

  1. Letak daerah. Secara geografi letak daerah wilayah Kodim 0608/Cianjur terletak pada 60, 210 menit LS Dan 70 , 25 menit LS dan 1060 42 menit BT 1070 , 25 menit BT.

      2.  Luas Wilayah. Luas Wilayah Kodim 0608/Cianjur +  3.501,47 Km2 .

      3.  Batas Wilayah sbb :

1) Sebelah utara :Berbatasan dengan Kab. Purwakarta dan Kab. Bogor.

2) Sebelah timur :Berbatasan dengan Kab. Bandung dan Kab. Garut.

3) Sebelah barat :Berbatasan dengan Kab. Sukabumi dan Kab. Bogor.

               4) Sebelah selatan :Berbatasan dengan Samudra Indonesia.

 

Keadaan Pada Saat Dibentuk. Kemudian Reorganisasi lagi pada tahun 1950 yaitu menjadi PDM (Perwira Distrik Militer 6) yang dipimpin oleh Letnan Satu Abdullah Dadi dengan Stafnya :

  1. Biro  ”A”  dijabat oleh Sersan Mayor Soehardjo
  2. Biro  ”B”   dijabat oleh Sersan Mayor Kurtubi
  3. Biro  ”C”   dijabat oleh Sersan Mayor R.T. Sulaeman
  4. Biro  “D”   dijabat oleh Sersan Mayor Gumelar

Dan setiap Kecamatan yang jumlahnya 17 Kecamatan ada seorang Bintara yang menjabat sebagai Bintara Onder Distrik Militer (B. C. D. M) yang bertugas melayani Batalyon dan Pasukan lain yang memerlukan bantuan petunjuk wilayah, dalam pelaksanaan memonitor keadaan musuh (DI/TII) yang berada di Wilayah Cianjur.Keadaan pada tahun 1961 dan tahun 1962 melaksanakan dengan hasil petunjuk dari satuan atas bahwa untuk menumpas Gerombolan DI/TII yang ada di pegunungan, semua warga masyarakat diharuskan melaksanakan Pager Betis secara bergiliran.

 

BAB III

PERKEMBANGAN

Unsur Pimpinan

  1.  Dandim yang pertama adalah Lettu Inf Dadi Achdi  (1950 - 1951)
  2.  Dandim yang ke dua adalah Lettu Inf  R. Amon  (1951 - 1952)
  3.  Dandim yang ke tiga adalah LettuInf Mucharam (1952 - 1953)
  4.  Dandim yang ke empat adalah Lettu Inf Muhcdi (1953-1954)
  5.  Dandim yang ke lima adalah Kapten Inf Sarmada (1955 -1957)
  6.  Dandim yang keenam adalah Kapten Inf Sinaga Bariang (1958 -1960)
  7.  Dandim yang ke tujuh adalah Mayor Inf Saleh Marta Widjaya (1960 - tahun 1963)
  8.  Dandim yang ke delapan adalah Letkol Inf Basah Sutman  (1963 - 1964)
  9.  Dandim yang ke sembilan adalah Letkol Inf Kusnadi  (1964 - 1965)
  10.  Dandim yang ke sepuluh  adalah Letkol Inf Djamaludin Effendi  (1965 - 1967)
  1. Dandim yang ke sebelas adalah Letkol Inf Muchtar  (1968 6 Bulan)
  2. Dandim yang ke dua belas  adalah Letkol Inf Soeki  (1968 -1970)
  3. Dandim yang ke tiga belas adalah Letkol Inf O. Dachan  (1970 - 1972)
  4. Dandim yang ke empat belas adalah Letkol InfR. Sukanda (1972 -1974).
  5. Dandim yang ke lima belas adalah Letkol ArtAteng Wahyudi - (1974  -1976)
  6. Dandim yang ke enam belas adalah Letkol Inf  A. Kachya  (1976  - 1979)
  7. Dandim yang ke tujuh belas adalah Letkol Inf Sumirat (1980 - 1983)
  8. Dandim yang ke delapan belas adalah Letkol Inf  Yunus Bandu  (1983)
  9. Dandim yang ke sembilan belas adalah Letkol Art  Atjep Abdullatief  (1983 -1987)
  10. Dandim yang ke dua puluh adalah Letkol ArtSaleh Lasata  (1987 -1988)
  11. Dandim yang ke dua puluh satu  adalah Letkol CziDjoko Sulahari  (1988 -1990)
  12. Dandim yang ke dua puluh dua adalah Letkol Inf  Irwan Sudarsono.S  (1990 -1992)
  13. Dandim yang ke dua puluh tiga adalah Letkol Art E. Sukendar (1992 - 1995)
  14. Dandim yang ke dua puluh empat adalah Letkol Inf Suherman S.Ip  (1995 - 1998)
  15. Dandim yang ke dua puluh lima adalah Letkol Inf  Suwarjoto. Ks  (1998 -2000)
  16. Dandim yang ke dua puluh enam adalah Letkol Inf  Lili Suherlan  (2000 - 2001)
  17. Dandim yang ke dua puluh tujuh adalah Letkol Inf  Nono Suharsono  (2001 - 2003)
  18. Dandim yang ke dua puluh delapan adalah Letkol Inf  Sahal Ma’Ruf  (2003 - 2005)
  19. Dandim yang ke dua puluh sembilan adalah Letkol Inf  Alfatoni (2005 - 2006)
  20. Dandim yang ke tiga pulu adalah Letkol Art  Eddy Suprapto. (2006 - 2009)
  21. Dandim yang ke tiga puluh satu adalah Letkol Inf  Sunoto (2009  2010).
  22. Dandim yang ke tiga puluh dua  adalah Letkol Inf  Dwi Suharjo  (2010  2011).
  23. Dandim yang ke tiga puluh tiga  adalah Letkol Inf  Andi Perdana Kahar (2011 - 2012).
  24. Dandim yang ke tiga puluh empat adalah Letkol Kav Jala Argananto, MA  (2012 - 2013).
  25. Dandim yang ke tiga puluh lima adalah Letkol Inf Heldi Wira, S.IP  (2013 - 2014).
  26. Dandim yang ke tiga puluh enam adalah Letkol Inf Moch. Andi Prihantono, S.IP  (2014 - 2015).
  27. Dandim yang ke tiga puluh tujuh adalah Letkol Arm Imam Haryadi, S.IP  (2015 s.d sekarang ).

Personel

Kodim 0608/Cianjur yang berlokasi di jalan Siliwangi No. 47 Cianjur dengan status tanah milik dan bangunan TNI-AD, serta mempuyai luas wilayah 118.50 K2 dan dengan jumlah penduduk sebanyak 1.056.123 Jiwa, yang terdiri dari 18 Koramil, 32 Kecamatan dengan 6 Kelurahan dan 348 Desa.

1. Koramil 0608-01/Kota membawahi 2 Kecamatan terdiri dari  :

    a. Kecamata Cianjur Kota (6 Kel 5 Desa)

    b. Kecamatan Cilaku (10 Desa)

2. Koramil 0608-02/Warungkondang membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

    a. Kecamatan Warungkondang (11 Desa)

    b. Kecamatan Gekbrong (8 Desa)

3.  Koramil 0608-03/Cibeber membawahi 1 Kecamatan terdiri dari 18 Desa

4.  Koramil 0608-04/Pacet membawahi 3 Kecamatan terdiri dari

     a. Kecamatan Pacet (7 Desa)

     b. Kecamatan Sukaresmi (11 Desa)

     c. Kecamatan Cipanas (7 Desa)

5.   Koramil 0608-05/Cugenang membawahi 1 Kecamatan terdiri dari  16 Desa

6.   Koramil 0608-06/Kr. Tengah membawahi 1 Kecamatan terdiri dari  16 Desa

7.   Koramil 0608-07/Cikalong membawahi 1 Kecamatan terdiri dari  18 Desa

8.   Koramil 0608-08/Mande membawahi 1 Kecamatan terdiri dari  12 Desa

9.   Koramil 0608-09/Ciranjang membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

      a.  Kecamatan Ciranjang  (9 Desa)

      b.  Kecamatan Sukaluyu  (10 Desa)

10.  Koramil 0608-10/Sukanagara membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

      a.  Kecamatan Sukanagara  (10 Desa)

      b.  Kecamatan Takokak  (9 Desa)

11.  Koramil 0608-11/Bojongpicung membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

       a. Kecamatan Bojongpicung  (11 Desa)

       b. Kecamatan Haurwangi  (8 Desa)

12.  Koramil 0608-12/Campaka membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

       a.  Kecamatan Campaka  (11 Desa)

       b.  Kecamatan Campaka Mulya  (5 Desa)

13.   Koramil 0608-13/Pagelaran membawahi 3 Kecamatan terdiri dari 

        a. Kecamatan Pagelaran  (14 Desa)

        b. Kecamatan Tanggeung  (12 Desa)

        c. Kecamatan Pasir Kuda  (9 Desa)

14.    Koramil 0608-14/Kadupandak membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

        a. Kecamatan Kadupandak  (14 Desa)

        b. Kecamatan Cijati  (10 Desa)

15.    Koramil 0608-15/Sd. Barang membawahi 1 Kecamatan terdiri dari 11 Desa

16.    Koramil 0608-16/Cibinong membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

        a. Kecamatan Cibinong  (14 Desa)

        b. Kecamatan Cikadu     ( 10 Desa)]

17.    Koramil 0608-17/Cidaun membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

         a. Kecamatan Cidaun      (14 Desa)

         b. Kecamatan Naringgul  (11 Desa)

18.    Koramil 0608-18/Agrabinta membawahi 2 Kecamatan terdiri dari 

         a. Kecamatan Agrabinta  (11 Desa)

         b. Kecamatan Leles         (12 Desa)